Minggu, 20 Juli 2014

pendakian ceria mt. papandayan (20-23 juni 2014)



    Papandayan sebuah gunung yang berada didaerah garut jawa barat atau sering disebut sebagai switzerland van java,nama tersebut konon diberikan oleh pelawak legenda dunia 'charlie chaplin' .
gunung yang memiliki ketinggian 2665 mdpl ini merupakan gunung yang cukup bersahabat karena jalur nya yang cukup landai dan cocok sekali untuk pendaki pemula (newbie) seperti saya ini.


   Perjalanan dimulai dari tanggal 20 juni 2014 tepat nya hari jumat malam kita satu rombongan sudah berkumpul jam 19.30 (walaupun ada yang ngaret) disalah satu rumah rekan saya.
pendakian kedua saya kali ini sebenarnya sudah direncanakan sejak kita turun dari gunung gede beberapa bulan lalu. team kita kali ini "parkucep" (entah bahasa apa) berjumlah 19 orang dan lagi lagi kita naik gunung seperti hendak bertamasya dengan jumlah manusia nya yang banyak (tapi tak apa,klo rame tambah seru :P)
setelah ke 19 orang ini berkumpul di daerah taman kota tepat nya, mobil siap tempur yang telah kita booking pun tiba .

mobil siap tempur 'parkucep'
penampakan mobil barusan lah yang siap mengantar kan kami menuju kaki gunung papandayan dan menunggu kita sampai turun dari gunung papandayan,asyiiik......
untuk transportasi menggunakan mobil TNI/ABRI ini kita sepakat dengan supir dikenakan biaya per orang kurang lebih 150.000 sudah termasuk sopir dan makan, klo soal bbm saya kurang tau hehehe
baru beberapa menit jalan si mobil berhenti dan ternyata ada satu rombongan kira kira berjumlah 7 orang bergabung dengan kita untuk menghemat biaya transportasi sih tujuan nya..
setelah semua lengkap didalam mobil kira kira pukul 11.00 malam kita pun siap melaju menuju garut. beberapa jam di perjalanan ternyata lebih asik naik mobil waktu perjalanan ke gunung gede dibanding naik mobil ini duduk nya itu loh duuuh aseli ga pewe banget-_-
lanjut keperjalanan.. setelah ber jam jam ngobrol,tidur, becanda dll di dalam mobil kurang lebih pukul 06.00 pagi kita sampai di batas akhir menuju kaki gunung papandayan, disini kita mengalami sedikit trouble karna pihak setempat tidak mengijinkan mobil kita naik ke kaki gunung dengan alasan jalan nya tidak muat dilalui mobil sebesar ini,mungkin ada benar nya juga.. tapi menurut blog blog yang saya baca sebelumnya ke kaki gunung papandayan ini memang sudah disiapkan mobil losbak untuk mengangkut para pendaki menuju kaki gunung karna memang sudah menjadi mata pencaharian warga sekitar.
dan apa boleh buat sempat ngotot dan adu mulut teman teman lelaki saya pun ngalah dan kita memutuskan naik losbak dengan biaya kurang lebih 10.000 /orang.
kita ber25 ini dibagi menjadi 2 losbak, baru jalan sebentar diatas losbak sudah mulai teriak teriak, yak tak lain karna jalan yang kita lalui itu loh rusak parah dan menanjak terus ditambah berkelok kelok lengkap sudah mobil dan jalanan ini mengobrak abrik stamina badan saya..
dan setelah beberapa lama dijalanan rusak itu, akhir nya kita tiba di kaki gunung papandayan atau yang lebih familiar dengan nama 'camp david' 
sesampainya di camp david budi/gembel melukukan pendaftaran pendakian dipost yang sudah disediakan berbeda dengan gn. gede yang harus melalui booking klo papandayan cukup dengan foto copy ktp dan registrasi kurang lebih 5.000 / orang. 
sempat dicari cari ternyata rombongan yang 7 orang itu sudah misah ga bareng lagi, dan kita pun bergegas masak untuk sarapan kebetulan sudah lapar sekali hahaha


full team parkucep di camp david

setelah semua selesai dari mulai makan istirahat sejenak hingga packing kurang lebih pukul 09.00 pagi kita akan memulai pendakian gunung papandayan ini. seperti biasa berkumpul dan berdoa pun menjadi ritual untuk memulai sesuatu agar kita selalu diberi kelancaran dan lindungan oleh Allah SWT.

carriel dan daypack sudah dipunggung kaki pun siap melangkah.... dari trek awal cukup landai dan pemandangan pun sudah dibuka dengan tebing tebing seperti kapur,tanah yang dipijak pun seperti bebatuan kapur. lama berjalan dengan trek dan pemandangan yang sama,tak terasa trek pun sedikit mulai menanjak dengan jalur kiri belerang aktiv sempat kelelahan namun dianjurkan agar tidak berhenti dikawasan ini karena bau belerang yang menyangat bisa menggaggu pernapasan bila berlama2 ditempat ini, oh iya kalo kepapandayan jangan lupa bawa masker/penutup hidung sangat diperlukan kalau pendakian dilakukan siang hari seperti saya ini, disarankan saja untuk pakai baju panjang karna terik nya itu menyengat kulit sekali ditambah dijalur awal ini botak tak ada pepohonan untuk berlindung.

saya,tiara dan desi di trek awal papandayan

trek dipapandayan ini banyak pemandangan yang menarik dibanding trek di gunung gede yang monoton dan didominasi pepohonan dan hutan.
setelah melewati beberapa belerang aktiv kita bertemu dengan sungai kecil dan kita harus menyebrangi setelah itu, trek didominasi sedikit tanjakan dan beberapa pepohonan hutan beberapa lama kemudian sampailah kita di pos 2. hati sudah senang dikira ini tempat untuk mendirikan tenda ternyata tidak,kita akan camping dipondok saladah yang hanya butuh beberapa puluh menit saja sih dari pos ini 'katanya'


istirahat sejenak
 setelah dirasa sudah cukup duduk nya kita pun melanjutkan perjalanan menuju pondok saladah benar saja beberapa puluh menit kita berjalan akhirnya kurang lebih pada pukul 01.00 siang tiba juga di camping ground pondok saladah. baru sampai sudah dikaget kan dengan beberapa hal yaitu ada tukang baso cilok loh dipondok saladah ini abang nya pakai gerobak pikul pula,menilik penjuru lain ternyata ada sebuah warung juga menjual beberapa minuman,pop mie dsb, dan yang bikin excited sih ternyata disini ada toilet jadi kita gaperlu repot repot klo mau......... hahah
 tapi yang disayangkan  ternyata spot spot indah nya sudah penuh dengan tenda tenda lain,alhasil kita membangun tenda di bawah pepohonan seperti hal nya di gede kemaren bukan didekat rerimbunan edelweis nan cantik itu....


sesampainya di pondok saladah para lelaki pun mulai bekerja membangun tenda,dan akhirnya 5 tenda pun sudah siap menjadi rumah sementara kita. ditenda kita berisi 5 orang cewe semua ada gue,desi,tiara,erin dan angel. berhubung hanya muat 5 orang akhirnya ega mengalah untuk 1 tenda bareng sama doni dan rijal. dan tenda yang lain sisa nya cowo semua. 
ritual lain selain tenda adalah makan, ya kita pun bergegas masak menu pertama kita tak lain adalah mi instant hahaha
karna waktu masih siang kita pun berkeliling pondok saladah dan ternyata teman rombongan yang semobil sama kita tadi tenda nya ada disebrang kita, saat hendak sholat dzuhur pun kita numpang ditenda mereka karna tenda mereka lebih besar hehehe
tambah sore kabut disini tambah pekat, dan tak disangka yang awal nya terik tiba tiba hujan pun datang,tak lama air mulai masuk ke tenda bagian kita bebrapa tas dan sleeping bag yang sudah dikeluarkan pun lembab sedikit basah termasuk punya gue, tapi hebat nya anak cowo ya gitu gembel,rijal dan beberapa yang lain mereka rela hujan2an untuk membuat fly shet dan segala macam untuk memperbaiki tenda kita agar tidak kebanjiran.
setelah hujan reda hanya menyisakan tenda,sleeping bag yang lembab sungguh sangat tak nyaman klo tidur dlm keadaan seperti ini.

pertama kali nya malam minggu dipondok saladah walaupun tanpa bintang... cukup dihangatkan dengan segelas kopi dan candaan bersama teman teman, ya malam ini benar benar quality time digunung kita bisa kumpul ngobrol becanda dan ga lupa makan hahha, menu kita malam ini sedikit mewah untung keberadaan kami ini . 'spaghety' yang akan mengenyangkan perut kita ditambah bubur kacang hijau buatan bang badrun mantap deh pokok nya malam ini.
setelah kenyang makan makan kita menghabiskan malam kita bermain uno didepan tenda ada gue,erin,tiara,angel,desi,gembel,bang angga dan bokir dengan konsekuensi yang kalah dicoret bedak larut dalam permainan malam yang panjang ini kita tutup dengan tidur didalam tenda yang lembab (khusus tenda cewe). kita ber5 sudah siap tidur dengan masuk ke sleeping bag dgn perlengkapan tidur yg lengkap digunung tiba tiba ada yang bangunin sekitar pukul 23.00 malam bang bewok,bokir,gembel,bang angga ,bang anggi ngajak keluar kata nya mau hunting milky way dan kita pun ga bisa dipaksa,dengan berat hati kulepas sleeping bag ku tinggalkan tenda.
berjalan sudah bolak balik ternyata beberapa spot dicoba gagal karna tak ada satu pun bintang yg nampak bahkan malam itu mendung, kecewa yg didpt tak ada akhirnya kita pulang ke tenda dan lanjut tidur.....
ternyata ada beberapa dr mereka tetap melanjutkan aksinya walaupun gagal dpt milky way mereka sedikit  terhibur hahaha
pelipur setelah gagal dpt milky way (bang bewok bersama papandayan)
pagi pun datang, dalam keadaan sleeping bag lembab membuat tidur ga terlalu nyenyak tapi cukuplah untuk istirahat.kira kira sekitar jam 04.00 pagi ada yang sudah membangunkan untuk melihat sunrise papandayan dipos 2 tadi,namun dingin nya papandayan mengalahkan,kita tetap tidur karna sunrise bukan tujuan utama kita juga sih..
kurang lebih pukul 07.00 pagi saya baru rela meninggalkan sleeping bag yg telah sedikit menghangatkan saya. ternyata didepan tenda anak cowo lain sudah bangun semua..
masak untuk sarapan pagi itu pun dimulai, menu kita kali ini ada ikan asin,sosis nugget goren,mi goreng sambel ini udh mantep untuk menu digunung.
perut pun kenyang, semua sudah merapihkan diri.. niat kita selanjut nya adalah hutan mati lalu turun dan pulang , namun tanpa puncak. oke fix kita ke papandayan tapi ga ke puncak. pagi itu pun tenda mulai dirapihkan semua sudah terpacking. sempet bingung ke hutan mati bawa carriel atau tidak tenda sebelah masih berdiri namun sudah tak berisi mungkin mereka juga sedang ke hutan mati.


akhirnya kira kira pukul 11.00 siang kita mulai meninggalkan pondok saladah menuju hutan mati dengan carriel dan daypack dipunggung,berdoa pun selalu menjadi sebuah awalan.
trek menuju hutan mati cukup licin kayak nya tanah nya itu tanah liat semacem nya deh soalnya nempel juga disepatu. tapi ga beberapa lama jalan kita sudah sampai di hutan mati..taraaaaaaaaa......


full team parkucep di hutan mati
hutan mati, denger denger cerita sih awal nya ini hutan pd umum nya tapi setelah terjadi erupsi beberapa tahun silam yang mengakibatkan pohon disini terkena awan panas hingga ratusan pohon disini tak memiliki dedaunan lagi/mati. tapi menambah keeksotisan gunung papandayan dengan adanya ini hutan mati ini.

Setelah beberapa tempat di hutan mati dikelilingi, saat itu kita berada di pinggir area mendekati jurang kawah tiba tiba ada beberapa teman yang meneriakan 'gempa' kita pun panik lari kocar kacir tanpa arah. setelah dirasa aman kita duduk istirahat untuk menenangkan diri,dan masih dihutan mati. pendaki dihutan mati pun mulai sepi, ternyata kita bertemu rombongan semobil tadi malah dikasih puding pula enak sih hahaha
setelah bingung memilih jalur untuk turun (karna berbeda dengan jalur naik tadi) dan langsung ke camp david ternyata ada petunjuk lewat tak lain adalah bapa penjual cilok yang ada dipondok saladah tadi. demi meghidupi keluarga di rumah bapak ini hebat sekali menjual cilok dengan memikul beban gerobak dipunggung nya sampai ke hutan mati ini.
setelah menemukan jalan kita pun mendahului bapak penjual cilok ini. trek turun dari hutan mati ini cukup mengerikan dengan turunan tidak terlalu tajam namun kontur yg kita pijak berupa batuan kerikil kecil yg mudah membuat orang tergelincir dan harus sangat ber hati hati,karna disamping kita adalah kawah jurang.
ternyata tambah siang menuju kesore kabut disekitar jalur ini sudah pekat sekali.. 
tapi yang tak di duga duga adalah kita sedang berjalan dengan kelelahan tiba tiba sepeda motor lewat tanpa permisi huaaaah rasa nya......
kita juga sempat bertemu dengan sekumpulan /komunitas motor trail disalah satu trek saat turun 

narsis dengan bapa komunitas motor trail dan kabut yang pekat
setelah menemukan jalur saat naik tadi waktu berjalan pun semakin terasa cepat, dan alhamdulillah kurang lebih pada pukul 04.00 sore kita sudah berada di camp david. 
sesampai nya dicamp david bebrapa anak langsung masak untuk makan, klo gue,tiara dan desi makan diwarung yang menjual nasi goreng lumayan enak pula dan harga nya juga ga mahal mahal banget, beberapa saat sedang makan lihat ke arah jalur ternyata kabut nya makin parah bahkan di camp david pun hampir sebagian tertutup kabut namun alhamdulillah kita sudah sampai bawah.


setelah hujan reda,kurang lebih pukul 05.30 petang kita putuskan turun dengan menaiki losbak dan sampailah bertemu dengan mobil tempur yang siap membawa kita ke jakarta kembali dengan selamat.



beberapa dokumentasi dari papandayan

dari kanan : tiara,gue,desi,angel,erin

yang dibarisan belakang yang narsis

ini carriel punya gembel,cuma pinjem buat foto

kebersamaan parkucep dipondok saladah

bang anggi laperrrr!!!


bang bewok nyuapin bokir, so sweet!

mekar di antara yang kuncup

edelweis dan kalung bang badrun

cantik nya  ANAPHALIS JAVANICA mekar dan langit biru

langit biru,awan putih menambah eksotis nya hutan mati

parkucep di gn. nangklak

gue, dan berharap bisa foto dengan kawah jonggring saloko

erin,bewok ,gue

erin,gembel,gue

selfie! gue dan angel

perpisahan dengan pondok saladah

selfie! bang anggi,tiara,gue,desi

kata nya cewe2 bete,tapi ladang edelweisnya itu looh

gue dan edelweis yg blm mekar

yey we can here

akur sama bapa gembel

maaf klo tidak mematuhi

selfi shoes,tebak siapa aja???

penampakan motor trail yang ketemu dijalur turun

Minggu, 18 Mei 2014

berbahagialah anak anak sastra


judul diatas adalah rasa iri saya kepada anak sastra, mereka bisa mendapat pelajaran banyak tentang apa itu sastra. ya, nama saya nourma cholifah 18 yo. saya memang menyukai dunia dunia seperti sastra walaupun tidak banyak yang saya ketahui tentang sastra itu sendiri. saya hanya bisa  belajar melalui media internet lewat blogger2 yg menulis kumpulan2 sastra dan tidak lupa juga mampir kegramedia2 untuk menyempatkan membaca buku sastra. salah satu buku favorit saya adalah milik bapak Sapardi Djoko Darmono. Untuk kalangan pecinta2 novel,atau puisi2 pasti sudah tidak asing dgn nama beliau,banyak karya2 puisi dan sajak2 yg terlahir dari tangan dan imaji nya. salah satu buku kumpulan puisi yg saya favoritkan adalah HUJAN BULAN JUNI. kemarin siang saya datang ke gramedia didaerah grogol jakarta barat,saya menemukan edisi terbaru dari buku itu. buku pun sudah ditangan tapi apalah daya uang yg saya bawa tdk cukup untuk membeli nya. akhir nya saya lanjutkan membaca karya bapak Darmono hanya lewat browsing2 diinternet.bicara soal puisi, ada beberapa puisi yang saya jagokan dr karya bapak darmono diantara nya:

            AKU INGIN


 aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya debu


aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada


 Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu


Bukan hanya bapak darmono yang saya sukai karya2 nya. SOE HOK GIE , mungkin nama tersebut sudah tidak asing lg dikalangan muda mudi pecinta alam, ya beliau adalah salah satu aktivis muda pada masa nya beliau adalah seorang dosen di Universitas Indonesia yg merupakan almamater nya sendiri. beliau wafat dalam usia yg cukup muda yakni 27 tahun beliau meregangkan nyawa pd saat pendakian kedua nya yaitu di gunung semeru jawa timur. meskipun beliau sdh tidak ada namun karya2 nya tak pernah lekang dimakan zaman. memang benar tulisan adalah kenangan yg tak hilang dimakan waktu untuk itulah saya menulis blog hehehe. berikut adalah karya2 Soe Hok Gie yg cukup populer

Sebuah Tanya
“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)
“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”
(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”
(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)
“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan bersama hidup yang begitu biru”

MANDALAWANGI PANGRANGO
Sendja ini, ketika matahari turun kedalam djurang2mu
Aku datang kembali
Kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu.
Walaupun setiap orang berbitjara tentang manfaat dan guna
Aku bitjara padamu tentang tjinta dan keindahan
Dan aku terima kau dalam keberadaanmu
Seperti kau terima daku.
Aku tjinta padamu, Pangrango jang dingin dan sepi
Sungaimu adalah njanjian keabadian tentang tiada
Hutanmu adalah misteri segala
Tjintamu dan tjintaku adalah kebisuan semesta.
Malam itu ketika dingin dan kebisuan menjelimuti Mandalawangi
Kau datang kembali
Dan bitjara padaku tentang kehampaan semua.
“Hidup adalah soal keberanian, menghadapi jang tanda tanja
“Tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
“Terimalah dan hadapilah.”
Dan antara ransel2 kosong dan api unggun jang membara
Aku terima itu semua
Melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 djurangmu.
Aku tjinta padamu Pangrango
Karena aku tjinta pada keberanian hidup
Djakarta, 19-7-1966

Soe Hok Gie
ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah
ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza
tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku
bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendala wangi
ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang
ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra
tapi aku ingin mati di sisimu sayangku
setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya
tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu
mari, sini sayangku
kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku
tegakklah ke langit atau awan mendung
kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa”
masih minim sekali pengetahuan saya tentang dunia2 puisi,sajak bahkan sastra sampai ke tokoh2 yg lahir didalam nya. jd unutuk kalian yg berkesempatan mempelajari bidang ini,bersungguh2lah karna tdk semua org mempunyai kesempatan seperti kalian. saya akan terus mempelajarinya walaupun hanya dari blogger yg setia berbagi ilmu kepada orang lain.untuk yg sudah fasih dlm bidang ini bolehlah untuk berbagi2 ilmu dan info sekiranya hahahaa.



Rabu, 30 April 2014

seperti memulai hidup at gunung gede pangrango

hai hai perjalanan saya dimulai dari tgl 25 april 2014,perjalanan yg sdh direncanakan jauh jauh hari akhirnya tiba jg pada hari nya.
pukul 19.30 anak anak sudah berkumpul di daerah taman kota jakarta barat karena memang strategis sama tempat tinggal anak2 nya heheh, rencana awal kita berangkat 20 orang *naik gunung apa tawuran* haha
tapi ternyata ada bebrapa orang yg gagal ikut karna kendala pekerjaan nya, dan fix kita berangkat hanya 18 orang (gpp lah masih rame jg kok :D)
lanjut perjalanan yah.... dr taman kota kebetulan kita dpt carter mobil dengan harga yg lumayan, 600.000 dibagi 18 orang. entah itu mobil apa yg kita naikin karna gue ga hapal tipe2 mobil, yg pasti bis kecil sih yg suka ditravel2 gitu.
selama di bis kecil menuju cibodas sebenrnya duduk ga PW (posisi wuenak klo kata anak gaul) abisan 18 org ditaro di 1 bis kecil itu bersama carriel2 para cwo yg besar2 duuuuuh, klo yg cwe sih cuma pake daypack2 kecil heheh.
oh yaaah gue blm sebut nama yah siapa aja yg bergabung dirombongan kita, ada 18 orang 5 orang wanita (erin,tiara,desi,via,dan gue sendiri norma) maaf yah ga bisa sebutin nama2 cwonya soal nya ga hapal dan kebetulan kita baru saling kenal, cuma kenal satu org aja dya yg ajak kita gabung sama rombongan nya nama nya budi tapi lebih familiar dengan nama gembel heheh.
akhir nya setelah kurang lebih 6 jam (faktor macet)  kita sampai juga di cibodas jam 1 malem. keluar mobil udara langsung menusuk badan karna kebetulan kita blm pake jaket hehe.
sesampaianya kita dicibodas kita bergegas masuk ke sebuah warung (katanya sih kenalan salah satu teman kita dan merupakan base camp jga katanya) nama warung nya apa yah, duh lupa pokok nya cat nya warna biru, si teteh pemilik nya jg ramah lagi.
setelah istirahat beberapa lama dan bebrapa orang juga tidur cukup pulas (kecuali gue dan erin ga tidur sama sekali-__-)
jam 4 kita putuskan untuk mulai pendakian, dan kini jam menunjukan pukul 03.00 semua udh bangun ada yg ngobrol2 unyu,ada yg ngerokok dan yg wanita nya sibuk dandan ganti baju dan macem2 (emang yah wanita dimana tempat selalu begitu)
setelah semua siap dan jam menunjukan pukul 4 entah kurang atau lebih akhirnya kita memutuskan untuk berangkat mendaki.

perjalanan dimulai dr basecamp siwarung biru, kita mulai menyusuri jalan setapak dengan gelapnya langit dan dingin nya udara pagi itu.... sampai di pos apalah itu nama nya pokok nya buat nukerin simaksi klo kata si rizal (salah satu tmn gue)
setelah persyaratan dilengkapi akhir nya kita mulai lg perjalanan, sebelum pergi tidak lupa kita sholat subuh terlebih dahulu di mushola dekat pos.
berdoa bersama pun selalu menjadi ritual untuk memulai sesuatu agar kita slalu dilindungi oleh NYA.
yuuk jalan lagi..... setelah berdoa senter headlamp pun mulai dipasang (untuk penerangan karna langit masih gelap) setelah bebarpa menit berjalan mulai terdengar suara BREAK yg artinya istirahat  (hahah maklum si cowo ngebawa cewe2 yg tipikal mungkin manja dan kita baru pernah naik gunung)
lanjuuuuuut... trek awal gunung gede via cibodas itu trek nya masih batu yg sudah disusun jadi anak2 tangga, disepanjang jalan sdh ramai pendaki lain yg memenuhi pinggiran jalan mungkin mereka sedang break juga, ohyaa anak pendaki ramah2 loh setiap berpapasan atau melewati rombongan yg sedang istirahat pasti saling menyapa walaupun ga saling kenal :)
langit pun mulai cerah mungkin pukul 06.00 sampai lah kita dijembatan panjang (gatau nama jembatan nya hehe)





setelah puas bernasis ria kami pun melanjutakan perjalanan.. kaki terus melangkah melewati setiap pohon yg berdiri gagah disamping kanan dan kiri kami,entah sudah berapa lama kita berjalan menyusuri hutan ini canda dan tawa selalu menjadi pelipur saat lelah mulai tiba.
taraaaaaaa......... sepertinya kita tiba di air terjun cibeurem akhirnya break juga bisa duduk santai sembari para lelaki mengambil air untuk bekal perjalanan kita keatas.


                                        (sebenernya ini lg selfie,tp ada yg iseng foto candid gitu)
                                         

dan break pun usai perjalanan lebih panjang pun sudah didepan mata, trek naik terus dengan susunan anak tangga dan sesekali batu2an besar atau pohon tumbang pun menemani perjalanan kami. ga terasa dari 18 orang ini ternyata sudah terpecah menjadi beberapa grup ada yg paling depan ada bebarapa yg ditengah dan yg paling bontot ga salah lagi klo bukan gue sama tiara siapa lagi hahaha untung ada beberapa kawan2 yg setia nemenin kita berjalan sangat pelan (faktor lapar dan kelelahan). selama dlm perjalanan mulut gapernah bisa diem pasti minta sesuatu untuk dimakan, teman mulut saat jalan dihutan yg ga boleh ketinggalan itu coki2,madu,permen waah mereka itu membantu sekali kebetulan mereka manis semua katanya kan makanan manis bisa nambah tenaga dan  memperbaiki mood haha.
stamina terkuras habis, kaki melangkah mulai goyang ditambah faktor kelaparan. ya tuhan rasanya saat itu gue udh nyerah,dalam hati berbisik "gamau lagi naik gunung :("
beberapa teman msh tetap terjaga stamina nya dan tetap melangkah meninggalkan rombongan yg dibelakang.
 setiap bener2 mau nyerah gue harus inget tujuan utama naik gunung itu menikmati setiap langkah dan mensyukuri setiap hal yg tuhan ciptakan.
ya tekad membantu gue bangkit.. paksa jalan terus karna ga enak juga sama temen2 yg udh nungguin kita berkali2 break.
waaah suara air mulai terdengar.. pas tanya sama temen ternyata kita sudah sampai di air cipanas. rencana awal kita akan makan siang di kandang badak sepertinya gagal karna sdh banyak yg merengek kelaparan (terutama gue) hahah.
oh yaaa trek air cipanas cukup mengerikan juga loh.. kita lewat menyebrangi air terjun mini yg hanya bertumpu pada batu2 an untuk memijakkan kaki, dan disamping kanan disediakan tambang untuk berpegangan karna bawah nya itu langsung jurang lepas loh duuuuuh ngeri deh.... dan lagi lagi jadi cwe itu untung kita dibantu para cwo menyebrangi air cipanas itu. huhh kaki lumayan basah karna tadi memang sempet kena cipretan air panas itu. tengok ke atas trek nanjak pun mulai terlihat muka loyo pun mulai terpasang, karna ga tega liat para wanita ini sdh kelaparan akhir nya mereka memutuskan untuk long break dikandang batu untuk makan siang padahal entah itu jam berapa. trek dr air cipanas kekandang batu masih lumayan lama untuk kita yg sudah kelelahan ditambah BT juga setiap nanya sama anak cwo "kandang batu masih berapa lama lagi?" mereka pasti hanya jawab "bentar lagi cuma 5 menit lagi" ya tuhaaan 5 menit dikali berapa lama baru kita tiba dikandang batu -.- (anak2 digunung emang banyak yg PHP jd jangan kaget lg skrg)
dan alhamdulillah akhirnya kita  sampai juga dikandang batu... akhirnya duduk akhirnya minum akhir nya makan hahaha




                                    setelah perut terisi, kita istirahat bisa bobo unyu juga hahah

setelah istirahat cukup lama akhir nya kita merapihkan peralatan makan kita,duh pengen pipis keluh tiara yah klo 1 pengen pipis semua ikut2an deh.. akhir nya seblm brgkt kita (para wanita ) mencari tempat untuk buang air kecil, dihutan gada toilet akhiir nya kita pakai ponco dan tisu basah. ohya setelah pakai tisu basah sampah nya dikumpulkan trash bag yah jangan mencemari lingkungan, karna kondisi digunung gede sdh cukup memprihatinkan dgn banyaknya oknum2 tdk bertanggung jawab yg membuang sampah semaunya,
duuuh jd khotbah gini hahaa..
saat perjalanan hendak dimulai taraaaaaa hujan terlebih dahulu mengguyur kita pun panik dan bergegas mencari jas hujan masing2 dan yg paling ribet itu gue karna pakai jas ujan egois (jas ujan motor) udah berat n bikin repot lagi, lain kali bawa nya ponco ajadeh lbh berguna dan simple.
akhir nya kita memutuskan tetap jalan dengan hujan walaupun hanya rintik..
 next plann kita adalah break di kandang badak dan langsung muncak saat itu juga, namun keadaan berkata lain saat kita berhenti dikandang badak yg lokasi nya sudah padat oleh tenda2 lain. hujan tiba2 datang tanpa permisi, ya hujan kali ini cukup deras dan kencang.kita yg sedang duduk santai panik harus berbuat apa untung saja ada yg bergegas cpt mengambil ponco untuk jd atap sementara haha.
dibawah ponco berlindung beberapa orang dan tidak semua nya kering ada sebagian yg kebasahan termasuk gue dan tiara yg lbh parah sih bang bewok itu sampai meriang ditempat duh kasian.
dicari2 mana yg lain ternya mereka sedang duduk enak didlm tenda orang, huh curang..
hujan pun mulai mengecil.. akhir nya ponco dibuka lebar dan dipasang seperti terpal agar kita memiliki  atap yg cukup luas, bebrapa orang memutuskan untuk tidak muncak saat ini karna cuaca terus hujan akhir nya kita sepakat untuk muncak besok pagi dan ngecamp malam ini dikandang badak.
tenda tenda pun mulai dibangun kita membuat 4 tenda. dalam 1 tenda khusus isinya 5 orang cwe entah deh yg cwo dibagi berapa org kita ga terlalu musingin, cewe emang kadang egois yah haha.

waktunya makan.... entah deh ini makan sore malam atau apalh soalnya ga liat jam yg ptg kita sdh lapar ya makan, menu kali ini sama seperti tadi siang mie lagi mie lagi maklum digunung... disselingi wedang jahe yg lumayan menghangatkan badan.
bercengkrama dengan alam saat dikandang badak cukup lama bisa dibilang lama sih. seru banget yah ini pengalaman pertama gue nge camp di alam bebas gini.
malam pun mulai datang... kita ngobrol2 sambil ngopi unyu gitu didepan tenda, duuuh rasanya lupa jakarta lupa kantor lupa kerjaan lupa penat tapi ga boleh sampai lupa ALLAH dan orang tua yah.. semoga mereka dirumah sedang dlm lindungan nya yah hehe amin....
sambil ngopi megang senter didepan tenda nih tangan iseng bgt pengen nya nyenterin ke atas mulu dan bolak balik jd kena omelan yg paling diinget sih gini "jangan nyenterin keatas norma, dibilangin juga"
giliran ditanya balik kenapa ga boleh nyenter keatas malah diem aja. dasar cwo emang suka aneh -_-
oh yaaa balik ke percakapan kopi tenda dan langit malam...
kita melanjutkan perbincangan untuk summit besok pagi, rencana awal kita adalah setelah muncak kita akan turun lewat gunung putri yg kata nya ada surken (surya kencana) nya itu looooh...
tapi semua failed, rombongan laki2 kurang setuju mereka mengusulkan agar kita muncak tetap pagi mengejar sunrise namun turun tdk lewat putri melainkan tetap dicibodas. awalnya memang kurang setuju sih tp setelah mendengarkan alasan baik mereka akhirnya kita luluh, mereka kasian pada para wanita kalou turun tetap lewat putri kita muncak harus bawa tas dong.. dilihat dr perjalanan sebelum nya dilihatnya saja kita sdh kelelahan. akhir nya semua fix kita muncak jam 3 pagi tanpa bawa apapun semua ditenda karna kebetulan ada beberapa anak yg ga mau ikut (sayang banget yah,kegunung tpi ga muncak.. walaupun tujuan utama gunung itu bkn puncak tapi setidaknya puncak adalah kepuasan batiniah)

setelah tidur cukup puas didalam tenda menggunakan sleeping bag yg hangat, terdenger suara suara membangunkan.. ternyata para lelaki sebagian sdh bangun dan sedang membangunkan yg lain, pukul 03.00 saat itu tanpa pikir panjang kita pun langsung bergegas gosok gigi dan ga berani cuci muka karna air nya pffffff so cool hahaha
satu persatu dandan ga kelar2 sampe semua anak cwo bangun dan siap kita blm kelar juga (cewe emang ribet)
semua sudah kelar kita siap untuk memuncak gunung gede semoga diberkahi allah :)
dr trek awal sudah mulai terasa sesak dada karna tambah keatas memang tambah dingin dan oksigen jg tambah tipis.. beberapa kali break sampe ada yg berneti kencing lah dan segala macem. yang bikin heran kok pas trek tadi ssiang haus nya wajar tapi pas naik kali ini haus nya bandal banget, hrs bisa kontrol diri biar ga pengen pipis terus.
trek menuju puncak sepertinya cukup terjal lebih banyak akar2 dan cukup licin jalan nya.. bebrapa lama jalan sebenernya cukup lelah tapi semangat dr anak2 dibawah terus terdengar.bebrapa kali break karna memang trek nya cukup menguras tenaga dan jadi cewe emang untung lagi, selama di trek menuju puncak kita selalu dpt support dan bantuan dr para cowo, mereka menuntun kita satu per satu mereka memang baik baik :)
pohon pun mulai memendek mungkin karna kita sudah berada diketinggian heheh
mulai terlihat cahaya dibalik semak pepohonan. ya tuhaaan kita sudah lelah, namun semangat terus terdengar mereka tetap memberi kita (cwe2 ) semangat sebentar lagi puncak sebentar lagi puncak.... sudah tidak sabar akhir nya kita pun berlari dan alhamdulillah kita melihat sunrise dipuncak gunung gede walaupun ga secentik biasa nya karna tertutup kabut sebagian, karna terlalu semangat hampir saja gue kepleset menimpa tenda orang hahaha
dan akhirnya semua rasa lelah letih lesu lunglai sirna dengan semua pemandangan didepan mata.. bisikan dalam hati yg sempat menggrutu saat lelah pun tak terdengar lagi, kata "rasanya tdk mau lagi naik gunung" sekejap hilang digantikan "tunggu aku digunung gununng lain" semoga saja tuhan masih memberikan saya kesempatan,kemampuan dan waktu untuk melihat betapa indah nya alam ciptaan NYA. dan inilah jawaban setiap pertanyaan, buat apasih naik gunung??? mau tau?? rasakan dan anda akan dapat jawaban nya..

selesai bercerita,maaf klo perjalanan  turun tidak ditulis soalnya sdh tdk ada waktu hehe
gue kasih foto aja ya...
Byeeeeeeee :-)